Beberapa Tipe Order Dalam Transaksi Forex

Beberapa Tipe Order Dalam Transaksi Forex

Ada beberapa tipe order dalam bertransaksi forex. Masing-masing dapat digunakan pada situasi atau strategi yang berbeda-beda:

MARKET ORDER
Market order adalah order beli atau jual yang dilakukan langsung pada harga pasar. Biasanya ini dilakukan pada saat awal suatu trend, entah trend bullish (naik) atau bearish (turun).

Memang ini bukan cara terbaik dalam bertransaksi, akan tetapi untuk pemula disarankan melakukan transaksi dengan market order. Ini penting untuk membangun kepekaan terhadap dinamika pergerakan mata uang.

LIMITE ORDER
Limit order dimaksudkan untuk melakukan permintaan transaksi pada tingkat harga yang lebih baik dari pada harga pasar. Ada dua macam limit order: limit sell dan limit buy.

Limit sell adalah order jual yang lakukan pada tingkat harga DI ATAS harga pasar. Sedangkan limit buy adalah order beli yang dilakukan pada tingkat harga DI BAWAH harga pasar. Limit order biasanya dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya pembalikan arah pada saat harga mendekat support ataupun resistance.

Limit order sebenarnya cukup beresiko karena saat order tereksekusi harga sedang bergerak ke arah berlawanan. Oleh karena itu limit order disarankan hanya dilakukan jika Anda sudah cukup berpengalaman dan memiliki kemampuan analisis yang baik.

STOP ORDER
Stop order adalah permintaan transaksi pada harga yang lebih jelek dan harga pasar dengan maksud mengambil keuntungan dari arah pergerakan harga. Ada dua macam stop order: stop sell dan stop buy.

Stop sell adalah order jual yang dilakukan pada harga yang LEBIH RENDAH dari harga pasar. Sedangkan stop buy adalah order beli pada tingkat harga yang LEBIH TINGGI dari harga pasar. Stop order biasanya dilakukan untuk mengantisipasi pergerakan breakout. Karena pada saat order tereksekusi harga sedang bergerak sesuai arah transaksi, umumnya stop order bisa mendatangkan profit, hanya tidak banyak.

Meski demikian stop order juga disarankan hanya dilakukan jika Anda sudah cukup berpengalaman. Penempatan stop order yang yang kurang tepat justru akan mendatangkan kerugian akibat harga yang berbalik arah sebelum mencapai target profit.

ORDER CANCEL ORDER (OCO)
Order Cancel Order atau OCO adalah dua order pada pasangan mata uang yang sama dan searah yang dipasang di atas dan di bawah harga pasar sekaligus. Jika salah satu order tereksekusi maka order lainnya otomatis di cancel.

Biasanya OCO digunakan pada keadaan market yang sedang trending, bullish maupun bearish. Pada kondisi itu trader berharap bisa mendapatkan transaksi pada harga yang lebih baik (limit order) tetapi juga tidak ingin tertinggal apabila ternyata harga langsung bergerak dari harga (stop market).

STRADDLE / BREAKOUT TRAPPING
Straddle atau breakout trapping adalah mengantisipasi suatu keadaan breakout yang tidak pasti dengan memasang dua stop order yang berlawanan di atas dan di bawah harga pasar. Jika terjadi breakout, bullish maupun bearish, salah satu dari kedua order yang dipasang akan tereksekusi dan memberikan profit.

(Visited 1 times, 1 visits today)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses